Rahmad Ardiansyah Guru Sejarah di SMAN 13 Semarang sekaligus penghobi blog

Hasil Serta Dampak Konferensi Meja Bundar

Konferensi Meja Bundar diadakan pada 29 Agustus 1949 di Kota Den Haag. Konferensi ini dihadiri oleh Indonesia, BFO (Bijeenkomst vor Federaal Overleg), Belanda dan UNCI (United Nations Commision for Indonesia). Mohammad Hatta ditunjuk sebagai delegasi Indonesia, Belanda diwakili oleh van Maarseven, BFO diwakili Sultan Hamid II dan UNCI diwakili antara lain Herlemans, Merle Cochran dan Critcley.

Isi Perjanjian Konferensi Meja Bundar

Perdebatan alot terjadi pada pembahasan mengenai Uni Indonesia Belanda serta hutang Hindia Belanda. Kesepakatan KMB baru tercapai pada 2 November 1949. Berikut adalah hasil dari KMB

  • Belanda mengakui kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat pada 30 Desember 1949. 
  • Mengenai Irian Barat penyelesaiannya ditunda satu tahun setelah pengakuan kedaulatan. 
  • Antara RIS dan kerajaan Belanda akan diadakan hubungan Uni Indonesia -Belanda yang akan diketuai Ratu Belanda. 
  • Segera akan dilakukan penarikan mundur seluruh tentara Belanda. 
  • Pembentukan Angkatan Perang RIS (APRIS) dengan TNI sebagai intinya. 

Berdasarkan hasil dari KMB tersebut, negara yang masuk dalam Republik Indonesia Serikat yaitu :

  1.  Republik Indonesia dengan wilayah yang sudah ditetapkan pada Perjanjian Renville
  2. Negara Indonesia Timur
  3. Negara Pasundan dan Jakarta
  4. Negara Jawa Timur
  5. Negara Sumatera Timur, yang termasuk daerah status quo yaitu Asahan Selatan dan Labuan Batu
  6. Negara Sumatera Selatan
  7. Satuan dari beberapa negara yang berdiri sendiri seperti Jawa Tengah, Bangka, Belitung, Riau, Daerah Istimewa Kalimantan Barat, Dayak Besar, Kalimantan Tenggara, Kalimantan Timur serta Banjar
  8. Derah Indonesia lain selain daerah – daerah bagian

Dampak positif hasil KMB bagi Indonesia
Konferensi Meja Bundar memberikan dampak yang cukup menggembirakan bagibangsa. Indonesia. Karena sebagian besar hasil dari KMB berpihak pada bangsa Indonesia,sehingga dampak positif pun diperoleh Indonesia. Berikut merupakan dampak positif dari Konferensi Meja Bundar bagi Indonesia:

  • Berhentinya perang antara Belanda dan Indonesia 
  • Diakuinya Indonesia sebagai sebuah negara oleh belanda 
  • Penarikan mundur tentara – tentara Belanda di wilayah Indonesia
  • Pembangunan negara segera dimulai

Dampak negatif KMB bagi Indonesia:

  • Tertundanya penyelesaian masalah Irian Barat 
  • Hutang Belanda pada 1942 sampai disepakatinya RIS akan ditangung RIS 
  • Indonesia menjadi negara bagian RIS di mana menjadi bawahan dari pemerintahan Belanda
  • Bentuk negara RIS tidak sesuai dengan cita – cita demokrasi

Nilai artikel ini

Rata - rata 0 / 5. Total voting 0

Jadilah orang pertama yang memvoting

Rahmad Ardiansyah Guru Sejarah di SMAN 13 Semarang sekaligus penghobi blog

Pemberontakan APRA (Angkatan Perang Ratu Adil) dan RMS (Republik…

APRA merupakan pemberontakan yang paling awal terjadi setelah Indonesia diakui kedaulatannya oleh Belanda. Hasil Konferensi Meja Bundar yang menghasilkan suatu bentuk negara Federal untuk...
Rahmad Ardiansyah
12 min read

Kondisi Ekonomi Pada Masa Revolusi Kemerdekaan Indonesia

Faktor-Faktor Penyebab Memburuknya Keadaan Ekonomi dan Keuangan Pada akhir pendudukan Jepang dan pada awal berdirinya Republik Indonesia, keadaan ekonomi Negara sangat kacau. Hal tersebut...
Rahmad Ardiansyah
6 min read

Peristiwa G30SPKI

I.      Faktor-faktor terjadinya pemberontakan G30S/PKI Gerakan 30 September atau yang sering disingkat G 30 S PKI, adalah sebuah peristiwa yang terjadi selewat malam tanggal...
Rahmad Ardiansyah
17 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *