Sejarah Asia Selatan / India

Asia selatan adalah kawasan
diwilayah asia yang terdiri dari negara India,Pakistan,Bangladesh,Sri Lanka,
dan masih banyak yang lainnya. Dalam materi kuliah ini dosen pengampu saya
menjelaskan tentang budaya yang ada di Asia Selatan, kehidupan masyaraktnya,
dan persebaran agamanya serta apa pengaruh Asia selatan bagi dunia khususnya
pada zaman dahulu.
Asia selatan khsusnya
India, merupakan negara pertaman yang menganut agama hindu dan sebagai penyebar
dari agama hindu tersebut. Di India terdapat sistem kasta yang sangat mengatur
atau membatasi seseorang agar tetap berada dalam kastanya dan kast itu bersifat
tetap atau abadi. Kasta terbagi menjadi empat yaitu Brahmana, Ksatria, Waisya,
dan sudra
. Kasta Brahmana adalah
kasta yang dianggap paling berperan dalam agama Hindu karena terdiri dari
golongan pendeta yang dapat berinteraksi langsung dengan dewa.
Kawasan India
terletak di lembah sungai Indus, sesuai dengan asal kata India itu sendiri
yaitu Indio yang berarti bangsa yang mendiami daerah yang digenangi sungai
Indus, atau Sindhu dalam bahasa Sanksekerta. Di India, memiliki empat mandala
budaya yang berkembang sesuai dengan daerah kebudayaan tersebut terjadi,
mandala yang pertama adalah mandala lembah sungai Indus yang biasa dikenal
sebagai mandala lembah sungai Punjab yang berarti daerah aliran lima sungai.
Pada mandala ini, dulu tumbuh peradaban yang dikenal dengan dengan Harappa dan
Mahenjorado, pada peradaban ini tumbuh dan berkembanng orang-orang yang gagah
perkasa karena berhadapan langsung dengan bahaya.
Mandala yang kedua
adalah lembah sungai Gangga, yang ketiga adalah dataran tinggi Deccan, mandala
ini menghasilkan orang yang keras dengan watak yang keras juga karena daerah
Deccan adalah daerah yang tandus dengan medan yang sangat keras. Mandala yang
terakhir adalah mandala budaya Tamil, terletak didaerah yang subur sehingga
menghasilkan orang yang ramah,cinta damai dan tidak suka berperang.
Suku bangsa yang
pertama yang menempati daerah India adalah bangsa Dravida, bangsa ini mempunyai
ciri-ciri:
·        
Kulit Hitam
·        
Hidung Pesek
·        
Tubuh Kecil, Pendek
·        
Rambut Keriting
·        
Hidup penuh dengan
kedamaian
·        
Hidup mengandalkan alam
dan bercocok tanam
karena mereka
hidup dalam daerah yang sangat subur. Sedangkan suku bangsa pendatang adalah
bangsa Arya, bangsa ini memiliki ciri-ciri:
·        
Tubuh Besar
·        
Kulit Putih
·        
Hidung Mancung
·        
Rambut Lurus
·        
Gemar berperang
·        
Hidup hura-hura
Mereka hidup
dari hasil rampasan perang. Bangsa Arya inilah bangsa yang membuat sistem kasta
pada masyarakat India dan menempatkan bangsanya sebagai kasta yang teratas.
Bangsa ini merebut dan mengeksploitasi semua kekayaan alam dan wilayah dari
bangsa Dravida karena mereka merasa iri dengan apa yang dimiliki oleh bangsa
Dravida.
Agama yang
dianut oleh penduduk India pada zaman dahulu adalah agama Hindu, akan tetapi
muncul aliran-aliran lain yang kurang sepaham dengan Hindu yaitu Budha. Selain
itu, agama hindu juga terdiri dari beberapa aliran. Dalam agama hindu, terdapat
pemujaan-pemujaan yang dikhususkan untuk para dewa, terutama pada tiga dewa
yaitu: Wisnu,Syiwa dan brahma. Penduduk India memiliki hasil kebudayaan yang
sampai saat ini masih berlaku yaitu cerita ramayana dan mahabarata.
India mengalami
masa keemasan pada masa pemerintahan raja Asyoka, dan raja ini sangat gemar
sekali berperang tetapi setelah tua, dia menjadi penganut agama yang sangat
kuat dan taat, bahkan dia adalah raja pertama yang mengutuk peperangan.
Setelah raja
Asyoka wafat, India mengalami masa yang cukup susah, sampai adanya masa Gupta
dan Harsya. Masa Gupta didirikan oleh orang bernama Chandragupta yang sekaligus
menjadi raja pertama. Namun kerajaan ini memempati posisi puncaknya pada masa
pemerintahan Chandragupta II.
Setelah
Chandragupta II wafat, kerajaan Gupta mengalami kemunduran dan akhirnya runtuh
dan kemudian gigantikan dengan masa Harsya. Harsya adalah saudara dari raja
muda Rajya, yang merupakan raja terakhir kerajaan Gupta, kemudia Harsya
diangkat menjadi raja.
Setelah itu di
Asia Selatan mengalami suatu proses islamisasi. Agama islam masuk di Asia
Selatan dibawa oleh para pedagang Arab yang melakukan perdagangan di Asia
Selatan, selain itu juga masuk melalui jalur peperangan.
Islam masuk di
kawasan Asia Selatan melalui tiga gelombang. Gelombang yang pertama terjadi
sekitar tahun 711 M, yang dilakukan oleh Muhammad Ibnu Kasim yang merupakan
penguasa di daerah Irak. Pada saat itu, terjadi serangan yang dilakukan oleh
perompak India yang membuat Ibnu Kasim terganggu lalu melakukan serangan ke
India. Pasuka Ibnu Kasim berhasil menduduki Gujarat dan Lembah Indus Hilir,
saat mau menaklukkan pedalaman Indus pasukan islam mengalami hambatan karena
adanya kekuatan pribumi yang mempertahankan wilayah mereka.
Gelombang yang
kedua dilakukan oleh Wangsa Gazna, pada penyerangan ini, terjadi tindakan yang
sangat kasar, semua bentuk candi, arca dan tempat pemujaan yang ada di India
dimusnahkan. Sejak serbuan gelombang kedua ini orang hindu muli muncul sifat
antipati terhadap islam.
Gelombang ketiga
dilakuan oleh Wangsa Guri, hal ini bermula saat pusat kekuasaan Gazna diserang
oleh orang-orang Turki-Afganistan. Pada masa ini, kekuasaan Budhisme akhirnya
pindah atau hijrah ke Nepal untuk menghindrai serangan yang terjadi. Sejak saat
itu agama budha mulai tersingkir dari India dan Nepal menjadi pusat dari agama
Budha.
Dari ketiga
gelombang tersebut, dapat saya simpulkan bahwa islam masuk di Asia Selatan pada
awalnya melalui jalan kekerasan yang sangat membuat bangsa Asia Selatan menjadi
antipati terhadap islam. Tetapi setelah itu, islam mulai diterima karena islam
merupakan agama yang sangat mudah dalam proses masuknya dan dalam islam tidak
dikenal adanya kasta. Dalam islam semua orang dianggap sederajat dan sama.
India adalah
salah satu negara jajahan Inggris. Pada tahun 1658 pasukan dagang Inggris
menginjakkan kaki di India. Para pedagang Inggris semula datang dengan niat
yang baik, tetapi akhirnya mereka meminta salah satu daerah penting dalam hal
perdagangan dan membentuk koloni perdagangan. Imperealisme di India dimulai
karena adanya persaingan dagang dan perebutan atau penguasaan daerah dagang dan
penguasaan hasil rempah-rempah yang ada di kawasan India.
Semenjak adanya
imperealisme itu, penduduk India mulai tidak betah dan ingin melepaskan diri
dari hal tersebut. Tokoh yang memimpin masyarakat India untuk lepas dari
imperealisme adalah Mahadma Gandhi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *