Sejarah India Kuno, Hindu dan Islam

Perkembangan sejarah Asia Selatan terutama India sudah ada
sejak ribuan tahun sebelum masehi. Tetapi baru ketika setelah kedatangan bangsa
Arya, pengkajian sejarah Asia Selatan kelihatan lebih nyata. India salah satu
pusat peradaban dunia pada masa lampau, selain Cina dan Timur Tengah dan juga
Eropa. Letak peradaban terbesar bangsa India adalah teletak di Mohenjodaro dan
Harapa. Suku asli India adalah bangsa Dravida, yang kemudian eksistensinya
sedikit demi sedikit tergusur loleh kedatangan bangsa Arya dari Asia Barat.
Peradaban India sering disebut dengan peradaban sungai Indus yang dialiri oleh
lima anak sungai yaitu; Yellum, Chenab, Ravi, Beas, Suttly yang kemudian
terkenal dengan sebutan Punjab (Daerah lima Aliran Sungai). Peradaban lembah
sungai Indus sebanding dengan peradaban Mesopotamia, lembah sungai Huangho, dan
Mesir, dengan penduduk asli adalah orang-orang Dravida, mempunyai cirri-ciri
berkulit hitam dan pada saat itu mereka belum mempunyai kepercayaan atau agama
yang tetap.
Pasca kedatangan bangsa Arya inilah proses asimilasi budaya
di India berkembang, terutama adalah munculnya agama Hindu di India. Sebelum
secara resmi agama Hindu berkembang, telah terjadi contact antara bangsa
Dravida dan Arya, tetapi pada akhirnya bangsa Dravida memilih tiga opsi yaitu;
kelompok pertama adalah mereka yang menolak kedatangan bangsa arya dan
melawannya sampai kalah. Kelompok kedua adalah yang kemudian menyingkir ke
wilayah lain yaitu deccan dan Bihar, sedangkan kelompok ke tiga adalah mereka
yang kemudian melakukan percampuran dengan ras pendatang, ras Arya, dan untuk
selanjutnya melahirkan kebudayaan baru di India.
KEDATANGAN
BANGSA ARYA
Nama arya berarti bangsawan atau tuan, yang terdapat dalam
bahasa persia dan india. Perpindahan Bangsa Arya di India terjadi
bertahap-tahap, dan tidak terjadi langsung dengan gelombang besar. Waktu yang
dibutuhkan juga membutuhkan waktu yang berabad-abad, itupun sambil membawa
keluarga mereka.
Pada masa tertentu, ada sekelompok yang nampaknya begitu
kuat yang memasuki India. Hal ini dibuktikan pada penggalian di Harappa yang
menyatakan bahwa kota Harappa takluk dengan kekerasan, karena banyak ditemukan
tumpukan mayat di Harappa. Selain itu kerusakan di dinding kota, yang semuanya
disinyalir Harappa di hancurkan oleh Bangsa yang gagah berani. Pendirian ini
juga diperkuat dengan pernyataan buku Weda yang mengatakan bahwa bangsa   
PENGARUH
BANGSA ARYA
Kedatangan bangsa Arya di India telah memberi pengaruh besar
dalam sejarah perkembangan Bangsa India sendiri. Bangsa Dravida yang sebelumnya
telah menempati India telah memberi tiga reaksi pasca serangan bangsa Arya.
Kelompok pertama adalah mereka yang menolak kedatangan bangsa Arya dengan memberi
perlawanan sampai mati. Kelompok kedua yaitu mereka yang akhirnya menyingkir ke
daerah selatan, Deccan dan Bihar. Kelompok ketiga adalah yang kemudian
melakukan asimilasi dengan bangsa Arya, yang kemudian melahirkan budaya baru.
Sebagai bangsa pendatang, Arya memandang orang-orang Dravida
adalah sebagai penduduk yang lebih rendah dari bangsa Arya. Namun hal itu tidak
menutup kemungkinan Bangsa Arya mengakui bahwa Bangsa Dravida merupakan Bangsa
yang kaya yang telah mengembangkan peradaban dan kebudayaan yang cukup tinggi.
Eksistensi kasta sebagai pembagian kelas masyarakat India merupakan bentuk
nyata yang tidak terhapus begitu saja hingga saat ini. Brahmana sebagai kasta
tertinggi di India tetap dipegang oleh bangsa Arya sendiri, sementara Ksatria,
Waisya, dan Sudra adalah kelompok sosial yang mesti mengikuti hukum yang telah
dibuat oleh para Brahmana.
Pengaruh yang signifikan dari bangsa Arya yang selama ini
banyak dikaji adalah munculnya banyak kerajaan bercorak Arya. Proses kultural
yang berlangsung hingga abad ke-7 sebelum masehi kemudian melahirkan sejarah
politk bangsa India yang sangat panjang. Pada periode ini suber sejarah India
semakin terang dengan perlbagai iniformasi tertulis dari dalam India maupun
dari catatan asing. Beberapa kerajaan penting pada masa awal perkembagnan Arya
adalah Gandhara, Kosala, Kasi dan Maghada. Tetapi sampai sekarang hanya
kerajaan-kerajaan yang mempunyai pengaruh besar saja yang dapat diakses dan
dikaji.
HINDUISME
DAN INTI AJARANNYA
Sebagai dampak dari berkembangnya budaya Indo-arya adalah
munculnya Agama Hindu. Menurut sejarahnya, Agama Hindu mempunyai usia yang
cukup tua dan panjang, dan merupakan agama yang pertama kali dikenal oleh umat
manusia. Agama Hindu adalah agama yang mencoba memberi kebebasan kepada pemeluknya
untuk melakukan peribadatannya. Tetapi hal ini bahkan menimbulkan permasalahan
di kalangan sejarawan, dan mengklaim bahwa Agama Hindu tidak sesuai dengan apa
yang telah diajarkan.
Proses Islamisasi di Asia Selatan
Sejarah Islam di Asia Selatan yang beragam seperti jutaan
orang di seluruh India, Pakistan, Sri Lanka, dan Bangladesh yang menganggap
dirinya Muslim. Ada tetap merupakan perdebatan signifikan dan
kontroversial atas sifat ekspansi Islam di Asia Selatan – apakah Hindu
masyarakat dipaksa konversi, apakah itu sebuah proses damai perkawinan, apakah
itu keinginan untuk kebebasan dari sistem kasta Hindu, atau pengaruh misionaris
sufi.
Pada 1526, Babur, seorang Kabul berbasis, pangeran etnis
Turki yang mengaku sebagai keturunan Genghis Khan dan Tamerlane menginvasi
India dan menaklukkan Delhi. Ia mendirikan dinasti Mughal. Ini akan
mendominasi sebagian besar utara dan tengah India selama hampir dua ratus
tahun. Meskipun tidak ada angka yang tepat, populasi Muslim di India
tampaknya telah meningkat pesat selama periode Mughal. Menurut Richard
Eaton dan lain-lain banyak pertumbuhan terjadi dalam konteks ekspansi pertanian
dan peran penting yang dimainkan oleh para Sufi dalam memfasilitasi proses
ini. 
Prinsip menciptakan identitas nasional berdasarkan pada satu
agama mengakibatkan perpecahan dalam masyarakat Muslim. Beberapa tidak
setuju dengan pembentukan sebuah tanah air Muslim sekuler, bukan percaya bahwa
Islam adalah jalan hidup. Muslim di India dan Sri Lanka sama akan
menemukan diri mereka mempertanyakan identitas mereka sebagai kelompok
minoritas di negara mereka masing-masing. Islam di Asia Selatan hari ini,
oleh karena itu, menggabungkan banyak sejarah dan pengalaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *