Rahmad Ardiansyah Guru Sejarah di SMAN 13 Semarang sekaligus penghobi blog

Sejarah dan Ciri-Ciri Sinanthropus Pekinensis

Sejarah Sinanthropus Pekinensis

Sinanthropus Pekinensis merupakan salah satu jenis manusia purba dari jenis Homo Erectus yang pernah hidup di dunia ini. Sinanthropus Pekinensis ditemukan di Peking, China, fosilnya memiliki kesamaan atau sejenis dengan Pithecanthropus Soloensis yang ditemukan di Indonesia. Pola hidup Sinanthropus Pekinensis adalah berpindah-pindah (nomaden) dari satu tempat ke tempat yang lain. Hal ini disebabkan karena mereka masih mencari makanan menyesuaikan hewan buruan.

Persamaan antara Sinanthropus Pekinensis dan Phitecanthropus Soloensis sendiri terletak pada bagian tubuh mereka. Keduanya sama-sama mirip kera yang berjalan tegak, karena itulah keduanya dianggap sejenis.
Sinanthropus Pekinensis dianggap merupakan bagian dari Phitecanthropus Erectus karena memiliki ciri fisik serta non fisik yang sama. Keduanya juga sama-sama hidup di jaman yang sama, karena itulah anggapan bahwa keduanya sejenis menjadi semakin kuat. Sinanthropus Pekinensis memiliki usia hidup sangat pendek. Diperkirakan usia hidupnya sekitar 14 tahun saja, dan sangat jarang yang sampai 50 tahun.

Baca juga : Ciri – Ciri dan Sejarah Sinanthropus Lantianensis

Penemuan Sinanthropus Pekinensis pertama kali ditemukan oleh Davidson Black yang merupakan pimpinan penggali fosil di daratan Cina. Di dalam gua kapur, yang terletak di Desa Zhoukodian (40 km sebelah barat beijing). Penemuan situs Zhoukoudian dekat beijing ini akhirnya diberi nama dengan Sinanthropus Pekinensis, padahal biasanya penemuan baru fosil diberi nama berdasarkan tempat ditemukannya. Hal ini terjadi karena memang dahulunya Beijing itu merupakan tempat yang bernama Peking, sehingga manusia purba tersebut akhirnya diberi nama Sinanthropus Pekinensis, bukan Sinanthropus Beijingensi.

Ciri-Ciri Sinanthropus Pekinensis

  • Kepalanya hampir mirip kera.
  • Hidungnya pesek. 
  • Tulang alisnya besar. 
  • Mulutnya agak sedikit maju.
  • Kaki dan tangannya mirip dengan manusia modern.
  • Tinggi badannya sekitar 165 – 180 cm. 
  • Bentuk grahamnya besar dan rahangnya sangat kuat.
  • Bagian belakang kepalanya tampak menonjol.
  • Volume isi otak kurang lebih 900 – 1200 cc.

Perbedaan Phitecanthropus Erectus dan Sinanthropus Pekinensis yaitu Pithecanthropus Erectus merupakan manusia yang berjalan tegak.  Sedangkan Sinanthropus Pekinensis merupakan manusia dari utara yang tegak berdiri.

Nilai artikel ini

Rata - rata 4.3 / 5. Total voting 3

Jadilah orang pertama yang memvoting

Rahmad Ardiansyah Guru Sejarah di SMAN 13 Semarang sekaligus penghobi blog

Sejarah dan Ciri-Ciri Homo Rudolfensis

Sejarah Homo Rudolfensis Homo Rudolfensis adalah manusia purba yang kerangkanya sendiri ditemukan pertama kali oleh Richard dan Meave Leakey pada tahun 1972. Tempat ditemukannya...
Rahmad Ardiansyah
1 min read

Ciri-Ciri Sinanthropus Lantianensis (Homo Erectus Lantianensis)

Sejarah Sinanthropus Lantianensis Sinanthropus lantianensis merupakan manusia purba yang fosilnya pertama kali ditemukan di Lantian Country Cina bagian barat laut. Fosil ini ditemukan oleh...
Rahmad Ardiansyah
1 min read

Ciri dan Sejarah Orrorin Tugenensis

Sejarah Orrorin Tugenensis Persebaran manusia purba banyak ditemukan di wilayah Afrika bagian selatan dan timur. Persebaran manusia purba ini beragam dari jenis Australopithecus hingga...
Rahmad Ardiansyah
27 sec read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *