Prasasti Jambu, Peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang Wajib Anda Pahami

Prasasti Jambu biasa dikenal sebagai Prasasti Pasir Kolengkak yang merupakan salah satu situs bersejarah dari peninggalan Kerajaan Tarumanegara dan masa tersebut sudah diketahui sebagai era kejayaan Tarumanegara yang berada di Pulau Jawa sebelah barat. Kerajaan ini sudah berdiri sejak abad ke-4 hingga abad ke-7 masehi dimana beragam peninggalan sejarahnya banyak ditemukan dan dilestarikan oleh pihak tertentu dan disimpan di museum yang bisa dilihat masyarakat secara langsung, termasuk Prasasti Jambu.

Seperti diketahui bahwa prasasti jambu di wilayah Bogor sebelah barat dan berjarak sekitar 30 kilometer dari kawasan tersebut. Area penemuannya berlokasi di sekitar perkebunan jambu dan tidak heran bahwa nama prasasti ini berakhiran nama buah tersebut. Prasasti Jambu berada di Desa Parakan Muncung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dan tepatnya di Kampung Pasir Gintung. Ketika era penjajahan kolonial Belanda rupanya tempar penemuannya lebih dikenal sebagai Perkebunan Karet Sadeng Djamboe.

Prasasti Jambu ditemukan pada tahun 1854 oleh seseorang bernama Jonathan Rigg dan penemuannya dilaporkan kepada Dinas Purbakala sekitar tahun 1947, serta dilakukan penelitian perdana pada tahun 1954. Selain itu, isi dari Prasasti Jambu mempunyai dua baris aksara Pallawa yang disusun ke dalam bentuk seloka atas bahasa Sansakerta. Prasasti ini mempunyai pahatan menyerupai gambar sepasang telapak kaki dan pada gambar tertentu biasanya siapapun akan melihat sebuah tulisan yang berada di atasanya.

Sementara itu, isi prasasti jambu yang masih diketahui sampai sekarang adalah “siman data krtajnyo narapatir asamo yah pura tarumayam, nama sri purnnavarmma pracura ri pusara bhedya bikhyatavarmmo tasyedam, pada vimbadvayam arinagarot sadane nityadaksam, bhaktanam yandripanam, bhavati sukhakaram salyabhutam ripunam.” Tak hanya itu, tulisan tersebut rupanya mempunyai arti tersendiri yang menjelaskan Sri Purnawarman adalah sosok yang gagah, mengagumkan dan jujur dan tak bisa digantikan siapapun.

Kesimpulan dari uraian ini adalah Raja Purnawarman adalah sosok yang berkuasa di era Kerajaan Tarumanegara. Akan tetapi, belum beredar kabar mengenai penanggalan dari pembuatan Prasasti Jambu hingga saat ini, sedangkan dari bentuk aksara Pallawa yang terlihat didalamnya dengan melakukan analisa Palaeographis rupanya bisa diperkirakan bahwa prasasti tersebut sudah ada sejak pertengahan abad ke-5 masehi dan tentu saja usia tersebut terbilang sangat lama daripada beberapa prasasti dari jaman serupa lainnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *