Keadaan Jerman dan Italia Pasca Perang Dunia 1

a.      Keadaan negara jerman
pasca perang dunia 1.
Perang Dunia I berakhir dengan
runtuhnya Kekaisaran Jerman (dan juga
Kekaisaran Austria-Hungaria, saingannya) sekaligus
menandai era republik dengan berdirinya
Republik Weimar tahun 1919. Jerman
kehilangan wilayah
Alsace-Lorraine (yang dicaploknya pada
tahun 1871) dan sebagian wilayahnya di
Polandia, terutama kota pelabuhan
Danzig. Periode demokrasi ini
berlangsung relatif singkat dan berakhir 1933.
Adolf Hitler, pemimpin (Führer) Jerman Nazi
pada perangko senilai 42
Pfennig (1944). Pada tahun itu Jerman secara resmi
bernama
Reich Jerman Raya.
Fasisme di Jerman disebut Nasional Sosialisatau
Naziisme. Orang-orang yang beraliran fasis mendirikan Partai Nazi di bawah
pimpinan Adolf Hitler. Pada tahun 1933 Partai Nazi berkuasa di Jerman, dan
Hitler menjadi perdana menteri. Setahun kemudian, Presiden Hindenburg meninggal
dunia. Kemudian jabatan presiden dirangkap oleh Hitler. Dalam memegang
pemerintahan, Hitler berkuasa mutlak sebagai diktator.
Tindakan-tindakan Hitler membahayakan dunia.
1) Membentuk polisi rahasia yang dinamakan Gestapo. Gestapo menindas lawan-lawan
politik Hitler dengan kejam.
2) Mengobarkan rasa kebangsaan yang berlebih-lebihan (chouvinisme) kepada
rakyatnya. Kepada rakyatnya Hitler mengatakan bahwa bangsa Jerman adalah bangsa
tertinggi di dunia yang ditakdirkan untuk memerintah bangsa-bangsa lain.
3) Mengingkari perjanjian Versailles.
4) Bercita-cita menguasai seluruh Eropa. Untuk itu, Jerman dijadikan negara
militer yang kuat.
b.      Italia di Bawah
Pemerintahan Mussolini.
Dalam Perang Dunia 1 Italia termasuk negara pemenang. Namun keadaan dalam
negeri hancur. Kemelaratan dan pengangguran meraja-lela. Dalam keadaan
demikian, muncullah Partai Fasis yang dipimpin oleh Benito Mussolini. Pada
tahun 1922 Mussolini memegang kekuasaan sebagai diktator. Cita-citanya
membentuk Italia Raya. Seperti Hitler, Mussolini pun melakukan
tindakan-tindakan yang membahayakan perdamaian dunia.
1) Merebut Abessinia (Ethiopia).
2) Merebut Albania.
3) Membantu pemerintahan Jenderan Franco di Spanyol.



Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *