Integrasi di Bawah Inggris dan Lahirnya Negara – Negara Merdeka

1.       
Integrasi di Bawah
Penjajahan Inggris
Gerakan
Hastings untuk mendapatkan tambahan tanah jajahan berhasil mencapai batas
pantai timur dan melintasi kawasan semenanjung paling selatan. Di samping itu
pengaruh Perancis dalam istana Nizam berhasil dilenyapkan. Dan sekaligus
berhasil pula diperbaiki hubungan dengan Mysore Hindu, sementara Bhaji Rao I
dari Peshwa akhirnya meminta perlindungan pada Inggris dalam perasaingannya
dengan Holkar Persekutuan Konfederasi Marata, serta penguasa-penguasa Sindhia
dan Bhonsla yang masih memiliki semangat perlawanan tinggi terhadap Inggris
berhasil ditaklukan dengan susah payah oleh Jendral Skinner Lake di sebelah
utara dan oleh Jendral Mayor Arthur Wellesley di kawasan Dekkan. 
Akhirnya
ditentukan bahwa Delhi dijadikan sebuah kota sebagai distrik otonom. Sultan
yang telah dibutakan oleh para bangsawan Afgan dan diselamatkan oleh
orang-orang Sindhia, ditempatkan di Delhi dengan status “ Raja Delhi “. Secara
de facto bangsa Marata belum lagi dihancurkan. Selanjutnya Wellesley tetap
mengembangkan model sistem pertahanan yang telah dirancang dan diorganisasikan
oleh Warren Hastings. British India, yaitu India jajahan Inggris akan tetap
terdiri dari 562 negara bagian utama. Sebagian besar negara bagian itu
berukuran kecil, dan beberapa yang lain berukuran amat besar. Semua wilayah itu
berada di bawah kontrol dan kekuasaan Inggris.  
2.       
India dan Pakistan
Merdeka
Sejarah
mencatat sebuah gejala unik dalam perjalanan hidup bangsa-bangsa di Asia
Selatan, berbagai unsur perbedaan yang ada, kemudian “berhasil” disatukan dalam
sebuah kekaesaran di bawah penjajahan Inggris, yang disebut Kekaesaran India
yang diperintah oleh Kaesar Victoria. Kemudian berkembang gejolak di antara
anak negeri untuk memerdekakan diri dari kungkungan penjajahan. Justru ketika
Inggris bermaksud memberi peluang bagi kemerdekaan India secara bertahap,
terjadi perbedaan pendapat mengenai masa depan raksasa di anak benua India
itu.  
Segera
setelah Lord Mountbotten menggantikan Wavell sebagi Raja Muda India, pejabat
baru itu mendekati AINC dan Liga Muslim, selanjutnya segera pergi ke London
untuk melakukan konsultasi. Pejabat baru itumengajukan rencana barunya sebagai
berikut. Gagasan untuk mendirikan Negara Pakistan bisa disetujui, yang meliputi
Punjab dan Benggala, yang kemudian disebut Pakistan Barat dan Pakistan Timur.
Segera setelah itu harus dilakukan penyerahan kedaulatan kepada masing-masing negara
baru itu oleh pemerintahan Inggris. Pemerintah Inggris dapat menyetujui
rancangan itu, hingga segera mengajukan Independence Bill pada DPR Inggris pada
4 Juli 1940. Sejak 15 Agustus 1947 dibentuk dua negara dominion, yaitu India
dan Pakistan.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *