Kisah Kratos dalam Game “God of War”

Rahmad Ardiansyah

Sudah pernah memainkan game God of War kan? atau baru pertama kali ini tau kalau ada game God of War yang mengisahkan tentang cerita Kratos?. Saya jelaskan sedikit tentang game God of War. Game God of War sendiri booming di Playstation 2 dirilis pada 22 maret 2005 oleh  Sony Computer Intertainment divisi Santa Monica. Game ini adalah adventure.

Kisah Kratos dimulai ketika ia menjadi seorang prajurit Spartan. Ia adalah seorang yang tangguh dan kuat. Dari seorang prajurit biasa, ia menjadi seorang jendral yang kuat dan memiliki 50 prajurit. Perang demi perang dimenangkannya hingga prajuritnya bertambah menjadi ribuan. Jiwanya yang suka berperang bahkan dipertanyakan oleh istrinya, mengapa ia berperang, dan Kratos menjawabnya untuk kejayaan bangsa Spartan. Kratos seorang yang sangat sering berperang dan mengalahkan banyak musuhnya. Seringnya ia berperang hingga ia menjadi seseorang yang haus perang.

Suatau saat ketika melawan pasukan Barbarian, pasukan Spartan yang yang dipimpin kratos mengalami kekalahan. Karena dendamnya pada pasukan Barbarian, Kratos menginginkan untuk balas dendam dengan meminta bantuan Dewa Ares sang dewa perang. Kratos menjanjikan akan mengabdi kepada dewa Ares apabila ia mau membantu perang melawan Barbarian. Kemudian Ares pun bersedia membantu Kratos dengan memberikan pedang Blade of Chaos kepadanya. Kratos pergi untuk mengalahkan Barbarian. Sekembalinya Kratos setelah mengalahkan Barbarian, Ares menagih janjinya, Ares menginginkan Kratos melaukakan teror dimana – mana serta menghancurkan kampung pengikut Athena.

Kratos pun pergi ke kampung pengikut Athena untuk meluluhlantahkan kampung tersebut. Tak disangka, Ares menculik dan menempatkan anak serta istrinya di kampung tersebut. Kratos yang membunuh membabi buta di kampung tersebut mendapati anak dan istrinya terbunuh olehnya tanpa ia sengaja. Kratos pun marah kepada Ares serta melanggar janjinya atas perintah Ares.

Ketika Kratos keluar dari kampung tersebut, ada seorang penyihir yang mengutuk Kratos dengan menjadikan debu anak dan istrinya menyelimuti kulitnya hingga kulitnya berubah menjadi putih pucat layaknya bulan purnama. Sejak saat itu ia dijuluki “The Ghost of Sparta” dan orang – orang menjauhinya hingga lebih memilih mati daripada di tolong oleh Kratos. Selain itu adanya kutukan oleh penyihir tersebut membuatnya mimpi buruk dan depresi. Selanjutnya ia pun berkelana ke laut Aegea dengan tujuan mencari ketenangan. Dari sinilah kisah dari game “God of War” dimulai

Bagikan:

Tags

Rahmad Ardiansyah

Perkenalkan, saya Rahmad Ardiansyah, S.Pd. Guru lulusan pendidikan sejarah Universitas Negeri Semarang. Sejak menjadi pelajar saya hobi terkait IT terkhusus pengelolaan blog. Selain mengelola website Idsejarah.net, saya juga menjadi admin web mgmpsejarahsmg.or.id, admin web sma13smg.sch.id sekaligus menjadi salah satu penulis LKS di Modul Pembelajaran MGMP Sejarah SMA Kota Semarang. Saat ini saya sedang menjalankan program Calon Guru Penggerak angkatan 10. Projek web Idsejarah.net saya harapkan akan menjadi media untuk mempermudah guru sejarah dalam mengakses artikel, video, dan media pembelajaran terkait pembelajaran sejarah. Website ini akan terus dikelola dan dikembangkan agar semakin lengkap. Kedepannya besar harapan saya untuk mengembangkan aplikasi android untuk guru sejarah. Selain mengelola website, saya juga aktif mengelola channel Youtube Idsejarah sebagai media berekspresi platform video online.

Leave a Comment

Bantu kami untuk lebih berkembang dengan subcribe channel youtube idsejarah